Senin, 31 Desember 2007

Sebuah puisi...Tuhan Maafkan Aku...

Puisi..."Tuhan, Maafkan aku..." ...tahun 2000


Kadang kala...kita tidak bisa berkata banyak
Tapi hati ini terasa sesak...
Dalam keadaan seperti itu
Sering muncul inspirasi seperti puisi

Ini adalah satu satu coretan puisi saya tahun 2000
Puisi ini telah dibingkai dan pernah diikutsertakan dalam sebuah pameran
Tidak ada maksud untuk 'riya'...hanya ingin berbagi

Inilah selengkapnya puisi yang bikin penasaran itu...


Salam sayang dari Galeri Cintaku,

Ietje

-----------------------------------------------------------------------------------------------

TUHAN , MAAFKAN AKU....

Tuhan,
Maafkan kebodohanku
Kita bertemu
Sehari hanya lima waktu
Dan aku terburu selalu

Tuhan,
Maafkan kesombonganku
Yang
Dalam diam mengeluh melulu
Dalam ceria melalaikanMu

Tuhan,
Tolong palingkan wajahku
Bimbing tanganku
Untuk selalu merindukanMu

***



Lukisan ikan...Love of fish

Lukisan ikan...tahun 2005

Lukisan ini terinspirasi dari kehidupan ikan-ikan di dalam akuarium saya, yang kadang ada...kadang tidak ada...

Kalau rasa kangen akan ikan ini begitu memuncak...maka saya hanya dapat membayangkan ikan-ikan ini berenang kian kemari...

Daripada hanya membayangkan, saya lalu mencoretkan semuanya di atas kanvas...
Dan jadilah gambaran ikan-ikan segala jenis yang saya ingat...
Tentu saja ikan ini pernah ada...
Pernah berenang-renang di akurium saya...

Ikan-ikan...dalam diamnya memberikan ketenangan
Dalam kelincahannya memberikan hiburan
Dalam ketidakberdayaannya di dalam kurungan kaca ia bergerak penuh kebebasan...

Ikan adalah inspirasi saya yang paling dalam...
Bahkan suatu hari saya pernah bermimpi menjadi seekor ikan...


Salam sayang dari Galeri Cintaku,

Ietje

Lukisan Petani...love in the morning

Lukisan petani di pagi hari...tahun 2004

Lukisan ini terinpirasi dari sebuah lukisan di rumah sahabat saya, Inge Lim Sioe Ing, ketika di Medan dulu. Setiap kali saya main ke rumah Inge, di siang hari bolong atau di sore hari ketika kami belajar menari bersama untuk acara perpisahan SD Sint Antonius, saya selalu duduk di depan lukisan ini. Memandangnya...dan berharap suatu hari dapat memiliki lukisan seperti itu...

Bertahun-tahun berlalu...ingatan akan lukisan ini dan rumah Inge yang sejuk selalu membayangi saya...

Hingga suatu ketika...gagasan ini muncul lagi...dan saya berusaha menuangkannya di atas kanvas...semampu ingatan saya, dan semampu tangan saya untuk mencoretnya...

Tidak mudah...karena lukisan di rumah Inge dilukis oleh seorang pelukis profesional
Sedangkan saya adalah seorang pencoret warna yang didorong oleh rasa rindu kepada seorang sahabat...

Sekarang, kalau saya duduk memandang lukisan ini, saya selalu ingat Inge dan Lenny kakaknya, dan Mamienya juga...
Entah di mana sahabatku ini berada ...
Terakhir kami bertemu ketika dia tinggal di daerah Pulomas, Jakarta Timu
Saya hanya berdoa dan berharap
Mudah-mudahan suatu hari nanti kami bisa bertemu lagi

Kalau tidak...ya, kami bertemu dalam kenangan di lukisan saja...

Oya...lukisan ini juga belum di-sign...karena masih ada yang tertinggal di dalam kenangan saya..


Salam sayang dan kangen,


Ietje (yang biasa dipanggil 'Mik' oleh sahabat semasa SD dulu)

Lukisan penggembala itik...love in togetherness

Lukisan penggembala itik...tahun 2004...


Lukisan ini terinspirasi dari sebuah perjalanan overland ke Jawa Tengah dan Jawa Timur. Penggembala itik adalah pemandangan yang khas kita temui di sepanjang jalur Pantai Utara Jawa Tengah...khususnya di wilayah Brebes hingga menjelang Semarang...juga di kota-kota sekitarnya ke arah Selatan dan Tengah seperti Bumiayu dan arah Temanggung...

Penggembala itik ini bisa berjalan puluhan kilometer dari kampung halamannya untuk menggembalakan puluhan hingga ratusan ekor itik. Dari sawah ke sawah...dari desa ke desa...menyusuri sungai dan kali kecil...menyusuri kehidupan...

Penggembala itik hidup bersama itik gembalaannya...
Siang...di sawah bermandikan terik matahari
Malam...di bawah langit kelam berselimut embun

Itik-itik ini tidak dikandangkan, tetapi mereka mengetahui kapan harus berkumpul, dan kapan harus berjalan...Sungguh suatu koordinasi yang luar biasa...

Penggembala dan itiknya terus berjalan
Entah sampai kapan

Kita hanya tahu menikmati hasil perjalanan mereka
Telur-telur itik...yang dibuat menjadi telur asin
Telur-telur itik...yang dibuat menjadi martabak

Sungguh sebuah perjalanan yang sangat panjang
Untuk sebuah cinta
Untuk sebuah kehidupan...


Salam sayang,

Ietje

Lukisan Flamboyan...love in red

Lukisan flamboyan...tahun 2005..not finished..

Ini salah satu lukisan kesayangan saya.
Ide dimulai ketika si Cantik kesayangan saya minta dibuatkan lukisan flamboyan. Saya tidak punya foto pohon flamboyan...tapi ingat bahwa di dekat gerbang masuk perumahan Bintaro Jaya Sektor I ada sebatang pohon flamboyan...

Jadi suatu pagi, saya datang ke sana...dan melihat bunga-bunga flamboyan yang kemerahan sedang bermekaran...walaupun belum sepenuhnya.

Pulang ke rumah...saya ngebut melukis gambaran itu...dan nyaris selesai dalam beberapa hari...tetapi rasanya selalu ada yang kurang. Itu sebabnya lukisan ini belum di-sign...karena prosesnya masih berjalan...entah sampai kapan...

Itulah susahnya kalau melukis...harus ada 'ruh'-nya dulu...baru bisa bergerak lagi...
Tapi daripada terbengkalai dan tergantung lesu di kamar saya...ya saya posting saja di sini, sebagai bagian dari ekspresi diri...

Oya...lukisan ini belum jadi saya berikan ke anak saya, malah saya gantung di kamar untuk mengingat dia kalau saya sedang kangen...maklum anak kuliahan...kalau dia lagi banyak tugas, jarang pulang...saya bisa memandang lukisan ini dan rindu saya pun terobati...


Salam sayang,


Ietje

Sejodoh di siang hari...

Tofu in love and udang gorenk...

Ini adalah hidangan makan siang di penghujung tahun 2007
Tofu in love...dengan pasangannya udang goreng bumbu bawang putih..

Tofu in love...adalah makanan kesukaan si Cantik kesayangan saya...
Tofu..tahu sutra yang lembut
Berpadu dengan udang, telur puyuh , jamur champignon segar dan bokcoy...
Berbumbu bawang putih, bawang bombay, saus tiram, minyak wijen, saus tomat, merica dan garam...

Udang...berbumbu bawang putih , merica dan jeruk nipis
Digoreng cepat dalam minyak panas
Sehingga udang cantik tampil menawan...

Tofu in love dan udang goreng
Adalah pasangan cinta abadi
Segar
Krispi
Menyehatkan
Lahir
Batin....

Semoga cinta dan kasih ini
Menular kepada semua sahabat
Di akhir tahun berjalan
Di awal tahun mendatang


Bintaro, di siang hari ceria
31 Desember 2007

Salam sayang dari Galeri Cintaku dan Dapur Triple S...


Ietje

Dari balik jendela...

Pemandangan dari balik jendela ruang kerja...

Inilah istanaku...

Dari balik jendela ini
Banyak yang dapat kulihat
Kolam ikan yang selalu gemericik
Kandang burung...yang kadang tidak ada isinya
Pohon-pohon
yang selalu ditiup angin
Halaman belakang
yang kadang terlalu gondrong rumputnya

Tembok pembatas
Tanaman hias
Burung-burung di langit luas
Adalah bagian dari kehidupanku

Bahkan
Jemuran yang salah posisi
Menampilkan sisi belakang kehidupan
Yang kadang ingin disembunyikan

Duduk di sini
Di balik jendela ini
Kadang melamun
Kadang tersenyum
Kadang meneteskan airmata
Kadang merindukan seseorang
Kadang terdiam tanpa kata

Dari balik jendela ini
Begitu banya yang terlihat
Yang kasat mata
Maupun yang mengawang di dunia maya

Dari balik jendela ini
Segala inspirasi melompat
dan bermuara
menjadi bagian kehidupan nyata...

Jakarta, 31 Desember 2007

Salam sayang,


Ietje

Catatan :
Aku posting ini sambil masak, sambil beres-beres rumah...jadi idenya ya begitulah...berlompatan kian kemari...dan semuanya dimulai dari balik jendela